Renungan Malam

  • berita unik
  • kata
    • kata lucu
    • kata bijak
    • kata mutiara
    • kata cinta
    • kata gokil
  • lucu
    • gambar lucu
    • pantun lucu
    • tebakan lucu
    • kata lucu
    • cerita lucu
  • berita
    • berita unik
    • berita politik
    • berita artis
    • berita aneh
  • kesehatan
    • asam urat
    • kanker
    • jantung
    • hepatitis
    • ginjal
    • asma
    • lambung
  • gambar
    • gambar unik
    • gambar lucu
    • gambar aneh
    • gambar animasi
    • video lucu
  • hoby
    • burung
    • ikan
    • piaraan
  • contoh
    • surat lamaran
    • recount text
    • descriptive text
    • curriculum vitae
    • deskripsi
  • video
    • video lucu
    • video hantu
    • video polisi
    • video totorial
    • video panas
    • video lagu
  • blog
    • SEO
    • template
    • script
    • widget
    • backlink
    • imacros
  • komputer
    • excel
    • macro excel
Home » Uncategories » Renungan Malam

Renungan Malam

Ada sebuah pohon apel besar tumbuh di halaman sebuah rumah. Anak kecil di keluarga tersebut suka bermain di sekitar pohon itu setiap hari. Memanjatnya, makan apel langsung ketika berbuah lebat, atau sekadar tidur di bawahnya saat panas terik.

Tak terasa waktu pun berlalu. Anak ini menjadi remaja. Suatu hari, ia menghampiri pohon apel tersebut.


"Ayo kita bermain lagi seperti dulu," ajak pohon apel.

"Wah, saya bukan lagi anak kecil. Sudah bukan jamannya memanjat pohon saja. Sekarang saya lagi bingung, butuh uang untuk mentraktir pacar saya."

"Saya hanya sebatang pohon, tidak punya uang. Tapi kalau kamu mau, silahkan ambil semua apel saya dan menjualnya. Jadi kamu punya uang untuk pacar kamu."

Anak itu gembira, ia lalu memetik semua apel di pohon itu dan pergi dengan pacarnya. Anak itu tak pernah kembali memperhatikan sang pohon apel.

Bertahun berlalu, anak itu kini menjadi lelaki dewasa. Suatu hari ia datang lagi menghampiri pohon apel tersebut.

"Sekarang kamu sudah dewasa, ada waktu untuk bermain dan mengenang masa lalu?" tanya pohon apel.

"Saya tidak punya waktu untuk itu. Saya harus bekerja untuk keluarga. Dan sekarang sedang bingung karena kami tak punya rumah untuk berteduh."

"Oh kasihan. Kalau kamu mau silahkan potong cabang-cabang saya dan jadikan rumah untuk keluargamu."

"Benarkah?" tanya pria tersebut. Ia pun mengambil kapak dan memotong semua cabang di pohon apel hingga hanya tersisa batang utama saja. Pria itu lalu pergi membangun rumahnya dan tak pernah kembali.

Setelah bertahun-tahun kemudian, tiba-tiba pria ini kembali lagi. Sebagian rambutnya sudah berwarna keperakan tanda usia yang matang.

"Apa kabar, kawan?" tanya pohon apel yang kini tanpa dedaunan lagi.

"Halo pohon apel. Sekarang saya sudah pensiun, dan ingin menikmati masa tua dengan berlayar sambil memancing."

"Oh saya tahu," tebak sang pohon apel. "Silahkan, bila kamu mau pakailah batang utama di tubuh saya dan jadikan perahu untukmu."

"Ah, terima kasih," sahut pria tersebut. Ia pun menebang batang pohon apel lalu menjadikannya perahu. Sang pohon apel terlupakan lagi. Walau perasaannya sungguh sedih, namun dibiarkan pria itu pergi.

Kini, setelah hampir 60 tahun berlalu, seorang pria tua renta pulang kembali ke rumah masa kecilnya. Tiba-tiba ia tersandung sesuatu. Ternyata akar pohon apel yang tersisa.

"Oh rupanya kamu pohon apel yang dulu," ujar pria tua tersebut.

"Apa kabar kawan masa kecil? Sekarang saya tinggal akar tua tersisa, tidak bisa mengajakmu bermain atau berteduh di bawah rimbun daun saya."

Pria tersebut hanya terdiam dan duduk di salah satu akar sang pohon apel. Dari matanya mengalir air mata bening, menitik jatuh di antara keriput wajahnya.

 
Moral Cerita 
Pohon apel melambangkan orang tua kita. Demikianlah, saat kita kecil senang bermain dengan ayah dan ibu. Seraya remaja dan dewasa kita meninggalkan mereka. Hanya sesekali datang pada mereka saat membutuhkan pertolongan.

Walau demikian, orang tua kita seperti pohon apel tersebut, selalu rela menolong dan berkorban agar kita bisa keluar dari kesulitan. Kasih orang tua memang tiada batas.

Semoga kita tidak seperti anak dalam cerita yang mengambil dan melupakan sang pohon apel begitu saja. Melainkan mau menghargai dan merawat orang tua agar masa tua mereka tak berakhir sedih laksana akar-akar pohon apel yang tersisa.
 
 
sumber
Ditulis oleh Unknown, Senin, 26 November 2012 00.26- Rating: 4.5

Judul : Renungan Malam

Deskripsi : Ada sebuah pohon apel besar tumbuh di halaman sebuah rumah. Anak kecil di keluarga tersebut suka bermain di sekitar pohon itu setiap hari....
keyword :Renungan Malam,

Belum ada komentar untuk "Renungan Malam"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Postingan Populer
  • Senjata Tradisional Terunik di Dunia
    1. Katar Katar merupakan senjata bangsa India yang membuat pemakainya memiliki cakar seperti Wolverine (ingat salah satu tokoh di film X-...
  • 5 Kasus Dunia Kedokteran Super Aneh
    1. Pasien berdarah hijau Pada bulan Oktober 2005, dokter di Rumah Sakit St. Paul, Vancouver melakukan operasi terhadap pasien lelaki usia ...
  • 8 Tempat Surga Keheningan & Relaksasi
    Sedang dilanda kejenuhan, ada baiknya Anda berlibur ke tempat yang menawarkan pesona alam untuk kesendirian. Tempat ini dapat menjauhkan A...
  • 8 Tempat Terbaik Untuk Melihat Sakura
    Musim semi telah tiba. Di Jepang, musim semi berarti waktu mekarnya pohon bunga sakura, bunga khas jepang yang terlihat cantik dengan warn...
  • 10 Minuman Beralkohol yang Paling Digemari di Dunia
    10. Absinth Merupakan hasil fermentasi dari tumbuhan yang diberi nama Artemisia absinthium,kadar alkoholnya konon sampe 74%,daerah pemas...
  • Hal-hal Paling Tua Di Dunia
    1. Instruktur Yoga Wanita Tertua di Dunia (83 Tahun) Bette Calman berusia 83 tahun, sampai saat ini masih mengajarkan seni gerak yoga y...
  • 14 Selebriti Yang Berpenghasilan Setelah Meninggal
    14. Bob Marley = Rp.70 milyar Bob Marley adalah musisi yang menjadi ikon dalam musik reggae. Meskipun ia mati pada tahun 1981 tapi penju...
  • 5 Hukuman Seks Paling Aneh Di Dunia
    Sama seperti tindakan kriminal, di berbagai negara di dunia urusan seks pun bisa menjadi persoalan yang masuk ke ranah hukum. Dikutip dari b...
  • 10 Hotel Internasional dengan Konsep paling Aneh di Dunia
    1.  Dog Bark Park Inn (Idaho, US) :  a beagle's hotel  Dog Dog Bark  Park Inn adalah tempat tidur & rumah sarapan tamu  Beagle  Terb...
  • 7 Penulis Yunani yang Terkenal di Dunia
    7. Euripides (480-406 SM) Euripides adalah penulis cerita sedih lain dari Yunani. Dia menulis sekitar 95 drama, 18 masih bertahan sepe...

Info berita unik © Renungan Malam